How To : Cost Estimator Proyek Yang Handal

Bisnis

Pekerjaan estimator kurang terdengar namanya. Tak ayal banyak orang menganggap remeh profesi cost estimator. Padahal menjadi estimator yang baik, khususnya pada sebuah proyek, bukanlah pekerjaan yang gampang. Ada begitu banyak variabel yang perlu diperhitungkan dan dilakukan oleh seorang estimator. menariknya, tiap proyek memiliki perhitungan yang berbeda sama sekali.

Cost estimator proyek harus sangat teliti, tidak akan pernah ada perhitungan proyek yang sama persis. Maka, menjadi cost estimator yang handal bukanlah perkara yang simpel. Namun dalam artikel ini, Anda akan menemukan pondasi dasar paling penting guna menjadi estimator handal dalam proyek yang di berikan.

Pembahasan akan dimulai dengan definisi cost estimator terlebih dahulu, kemudian bagaimana dinamika serta tugas dan tanggung jawab yang dimiliki. Kemudian karena ini adalah pekerjaan yang berhubungan dengan perbendaharaan, akan dijelaskan pula terkait efisiensi estimasi biaya. Kemudian ada kritik kepada estimator terhadap kesalahan yang paling banyak dilakukan.

Siapa gerangan yang tidak jengkel bila melihat ada estimator melakukan kesalahan dalam memperkirakan biaya yang benar. Dampaknya, pengeluaran proyek bisa membengkak. Lebih jauh lagi, proyek bisa mangkrak karena dana habis sebelum semua selesai. Sayangnya, kejadian estimasi biaya yang salah selalu terjadi di tiap proyek.

Tak hanya estimator dari pihak kontraktor yang keliru, tapi juga dari pihak konsultan dan owner. Namun, tidaklah gampang menjadi estimator yang baik. Perlu knowledge, ketelitian, kejelian, dan pengalaman yang cukup untuk menjadi estimator yang baik.

Dinamika Cost Estimator : Tujuan & Tanggung Jawabnya

Cost estimator adalah seseorang yang mempunyai tugas untuk melakukan analisa terhadap estimasi biaya, menetapkan suatu spesifikasi pekerjaan, mencari informasi terbaru tentang harga bahan dan membuat alternatif harga. Estimasi biaya jadi hal paling fundamental dalam suatu proyek pekerjaan. Estimasi biaya akan menentukan kelayakan dan budget pendanaan suatu proyek.

Namun, kurangnya informasi dan gambar desain yang belum utuh membuat estimasi ini sulit untuk dilakukan. Di sinilah diperlukannya peran seorang cost estimator dalam mengidentifikasi seluruh kebutuhan proyek sehingga akan menghasilkan tujuan dan sasaran proyek yang ditentukan. Singkat kata, cost estimator merupakan pekerjaan yang kompleks dengan data yang tidak memadai.

How To : Cost Estimator Proyek Yang Handal
Cost estimator akan berurusan dengan kalkulasi keuangan. Sumber : Istockphoto.com

Untuk itu, nanti juga akan dipaparkan mengenai efisiensi estimasi, sebagai kunci penting dalam mengatasi kompleksitas profesi ini. Namun, mari bahas tugas dan tanggung jawab seorang estimator terlebih dahulu :

  • Bertugas untuk melakukan analisa terhadap pekerjaan untuk menentukan Cost Estimator
  • Memetakan proses produksi dari segi cost
  • Mempunyai estimasi biaya alat dan bahan sesuai dengan spesifikasi pekerjaan yang akan dikerjakan
  • Melakukan penetapan spesifikasi pekerjaan yang diterima
  • Mencari dan menggali informasi terbaru mengenai harga bahan
  • Menetapkan harga pokok
  • Menyusun plan A sebagai alternatif harga untuk meringankan anggaran (ex: mengenal setiap jenis marmer sesuai dengan marmer yang sedang dibutuhkan)

Menyusun Estimasi Biaya Secara Efisien

Estimasi biaya secara singkat didefinisikan sebagai perkiraan biaya barang/jasa, program, atau proyek yang dihitung berdasarkan informasi yang tersedia. Estimasi biaya baiknya dipersiapkan untuk semua pengadaan, terlepas dari nilai pengadaannya. Semua langkah kegiatan dalam proses pengadaan hendaknya selalu disusun dengan estimasi biaya. Maka, estimasi biaya tetap digunakan sampai proyek selesai.

Nah, estimasi biaya hendaknya dilakukan secara independen. Selain untuk efisiensi, ini juga untuk menjunjung tinggi integritas dan etika (probity), juga untuk mencegah pengaruh dari penawar yang tidak semestinya. Estimasi biaya wajib disusun berdasarkan data dari pasar penyedia barang/jasa. Namun, independensinya dari pengaruh luar harus tetap dijaga.

Kemudian, estimasi biaya dapat disusun dengan menggunakan beberapa metode, sumber data, dan sarana, namun tetap sesuai dengan kebutuhan. Tiga aspek penting yang harus di buat estimasinya adalah biaya bahan (termasuk didalamnya operasional alat berat), jasa (tenaga kerja), dan barang (melakukan riset perbandingan harga barang).

How To : Cost Estimator Proyek Yang Handal
Menjadi cost estimator bukanlah pekerjaan yang mudah. Sumber : Istockphoto.com

Dan inilah 4 sub bab pembahasan singkat dalam proses Anda menjadi cost estimator yang handal nan bijak

A. Dasar-Dasar Estimasi Biaya Cost Estimator

Pada sub-bab ini, akan dibahas dasar-dasar dalam melakukan estimasi biaya dengan bijak dan handal. Dalam menyusun estimasi biaya, data harus selalu diperbarui. Mulai dari pertama kali perencanaan anggaran, perencanaan pengadaan dimulai, kebutuhan barang sudah didefinisikan dengan jelas, dan sebelum pengulangan pengadaan.

Kemudian dalam mencari informasi untuk estimasi biaya, Anda bisa komparasikan beberapa aspek berikut ini : Harga dimasa lalu, anggaran yang diberikan, indeks harga, data pasar (naik turunnya harga), data tambahan dari internet, dan catatan perdagangan. Namun setelah semua terkomparasikan, Anda tidak akan menemukan penjelasan yang sempurna tentang informasi yang diinginkan.

Perlu ada asumsi yang dibuat untuk menutupi lubang ini. Asumsi estimasi biaya artinya adalah bagaimana Anda mendefinisikan poin-poin penting yang belum didapatkan dari aspek-aspek di atas. Katakanlah Anda sedang berada di proyek penginapan, Anda belum tahu peluang usaha bisnis penginapan seperti apa. Dan Anda tidak menemukan jawabannya di lapangan.

Maka gunakanlah asumsi Anda, hubungkan antara peluang bisnis proyek Anda ini, termasuk di dalamnya keuntungan yang akan diperoleh, dengan uang yang sudah Anda keluarkan untuk membangun proyek penginapan ini. Nah, jika asumsi sudah dibuat, rapikan semua asumsi Anda. Kemudian masukkan pada dokumentasi estimasi biaya. Asumsi juga berguna di tahap evaluasi nantinya, yakni untuk membandingkan penawaran.

B. Metode Umum Estimasi Biaya Cost Estimator

How To : Cost Estimator Proyek Yang Handal
Tabel 4 faktor dalam metode umum estimasi biaya. Sumber : Suratmo.com

Dalam memahami metode umum paling dasar dalam merancang estimasi biaya, Anda perlu memahami tabel di atas :

Metode order of magnitude akan membantu penyusunan anggaran awal dengan memperhatikan pokok-pokok (item) pekerjaan dan lingkup proyek. Metode ini bersifat umum dan merupakan alat yang efektif untuk memberikan estimasi secara kasar. Analogous menggunakan praktik-praktik terbaik yang umumnya diterapkan, apapun jenis pengadaannya.

Adapun parametric menggunakan data biaya dan teknik-teknik statistik yang sebelumnya untuk memperkirakan biaya akan datang. Dengan asumsi bahwa hal-hal yang mempengaruhi biaya di masa lalu akan mempengaruhi biaya di masa depan. Kemudian terakhir ada engineering estimate, yakni menyusun estimasi biaya secara keseluruhan dengan menggabungkan rincian estimasi dari tingkatan bawah struktur rincian kerja.

Keempat metode di atas bisa menjadi acuan dalam pengkalkulasian faktor dalam estimasi biaya. Yang belum sesuai/atau belum di uji coba, diberi tanda silang. Kemudian sebaliknya.

C. Sumber Resiko

Anda perlu tahu, bahwa sumber resiko paling besar dalam estimasi biaya adalah KETIDAK PASTIAN. ini adalah risiko terpenting yang harus dicegah dengan beberapa cara. Yang pertama, jika ketidak pastian muncul akibat dari keterbatasan informasi yang diperoleh, harus dilakukan increase information, tidak ada kelalaian, dan pahami persyaratan, jika informasi dikumpulkan tanpa mengikuti persyaratan (prosedur), informasi yang diperoleh dapat mengurangi validasi informasi yang lain.

Kemudian jika Anda dihadapkan pada masukan, pernyataan, atau sikap dari ahli materi dan pimpinan proyek yang tidak sesuai dengan persyaratan dan estimasi biaya, Anda harus tetap terhindar dari bias. Segera verifikasi dan validasi masukan tersebut. Kemudian tetaplah independen dalam membuat estimasi biaya.

How To : Cost Estimator Proyek Yang Handal
Inflasi dan masalah ekonomi lain perlu diperhatikan sebagai sumber risiko. Sumber : Istockphoto.com

Adapun risiko lain yang bisa membuat Anda berada di posisi yang tidak pasti, seperti pengaruh eksternal berupa manusia, lingkungan, perubahan ekonomi, dan problema kenegaraan lainnya, merupakan risiko besar yang juga perlu dipertimbangkan. Jika risiko eksternal ini menerpa, segera lakukan pertemuan dengan para pemilik kepentingan, untuk menemukan cara mengatasinya.

D. Mendokumentasikan Estimasi Biaya dan Struktur Rincian Kerja

Mendokumentasikan data estimasi biaya, dari yang pertama hingga semua data hasil perubahan dalam bentuk softcopy dan hardcopy merupakan perkara yang sangat penting. Sebab setiap data mengandung informasi dan sensitif dalam kontrak, sehingga setiap data bukan hanya sekedar di dokumentasikan, tapi juga harus dijaga dengan baik.

Karena sifatnya yang sensitif, dokumen ini rentan akan audit internal dan protes terhadap kontrak. Anda tentu tidak mau menghadapi konflik akibat kecerobohan sendiri. Namun, sebenarnya apa yang harus Anda simpan dalam berkas pengadaan ini? Apakah hanya data cash-flow saja?

Yang harus Anda simpan dalam berkas pengadaan adalah dokumen final estimasi biaya. Simpan dokumen dalam bentuk softcopy dan hardcopy di pusat data yang mudah dijangkau. Selain itu juga data riset pasar yang telah dilakukan secara habis-habisan. Semua data dan sumber riset yang digunakan sebagai dasar penyusunan estimasi biaya harus dijaga dengan baik.

Semua ini, dokumentasi estimasi biaya dan struktur rincian kerja serta penjagaannya, dilakukan tidak lain untuk kesinambungan dokumen. Orang boleh berganti-ganti, namun berkas tetap pada tempatnya. Selain juga peraturan-lah sebenarnya yang mewajibkan dilakukannya dokumentasi.

Alternatif lain yang lebih praktis dalam menangani proyek Anda, Anda bisa mengandalkan penyedia layanan jasa interior terdekat. Semoga artikel ini bisa menjadi informasi baru yang membantu Anda menjadi cost estimator handal kedepannya. Bagikan juga artikel ini kepada orang terdekat Anda. Terima kasih.[]

Leave a Comment

Bekasi

Membantu Anda menemukan partner untuk keperluan bangunan Anda adalah misi kami. Nikmati banyak pilihan mitra pilihan yang bisa membantu kebutuhan Anda.

Order layanan

Hubungi tim kami via tombol WhatsApp yang tersedia untuk proses ini.

Ada kendala? Get in touch