7 Tugas Mandor Yang Wajib Dipahami Para Kontraktor Demi Kelancaran Pembangunan

Bisnis, Ekosistem, Review

Sukses tidaknya suatu proyek konstruksi berhubungan dengan siapa mandornya. Maka, memahami tugas mandor menjadi penting bagi Anda. Terutama jika Anda akan menjadi mandor dalam sebuah proyek atau memilih mandor untuk proyek Anda. Sebenarnya, apa, sih, tugas mandor itu? Yuk, pahami bersama di ulasan ini.

Siapa itu Mandor?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi VI, mandor memiliki 2 definisi. Yang pertama, orang yang mengepalai beberapa orang atau kelompok dan bertugas mengawasi pekerjaan mereka. Definisi yang kedua adalah karyawan biasa yang tugasnya sama dengan karyawan lain dan di samping itu merangkap tugas pengawasan atas rekan-rekannya.

Secara praktis, mandor merupakan orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan di bidang konstruksi. Nantinya, mandor akan memimpin berjalannya proyek konstruksi gedung, rumah minimalis, maupun bisnis kos-kosan. Mandor akan menjalankan proyek seefisien mungkin. Maka, peran mandor sangat penting dalam jalannya sebuah proyek konstruksi. 

Apa Saja Tugas Mandor?

Secara singkatnya, mandor adalah pekerja bangunan dan konstruksi yang kaya pengalaman. Mandor juga memiliki beberapa keahlian dasar seperti manajemen waktu, komunikasi, kerja tim, peraturan yang berhubungan dengan bangunan dan keselamatan. Setelah memahami definisi mandor, yuk, pahami apa saja tugas mandor.

1. Membuat Estimasi Jumlah Pekerja Konstruksi

7 Tugas Mandor Yang Wajib Dipahami Para Kontraktor Demi Kelancaran Pembangunan
Mandor diharap melakukan kalkulasi kebutuhan tenaga pekerja dalam proyeknya. Sumber: Istockphoto.com

Sebagai pengawas proyek konstruksi, mandor harus bisa mengestimasi perbandingan jumlah pekerja dan waktu pengerjaan. Sehingga proyek konstruksi bisa sesuai dengan target yang sudah disepakati bersama pemilik proyek. Mandor bisa melakukan estimasi jumlah pekerja dan waktu pengerjaan dengan memperkirakan beban proyeknya.

Proyek yang melibatkan wilayah luas dan tingkat kesulitan yang tinggi sementara waktunya terbatas akan membutuhkan lebih banyak pekerja. Begitu juga sebaliknya, jika waktunya cukup longgar dan tingkat kesulitannya rendah, tentu saja pekerja yang dibutuhkan tidak sebanyak proyek yang rumit. 

2. Mengadakan Pembagian Job 

Setelah mengestimasikan jumlah pekerja konstruksi dengan tingkat kesulitan proyek, inilah tugas mandor selanjutnya. Tugasnya adalah membagi pekerjaan kepada para pekerja konstruksi. Setiap pekerja konstruksi memiliki beberapa tugas yang berbeda. Dalam mengerjakan tugas ini, mandor harus mempertimbangkan banyak hal. Mengapa?

Setiap pekerjaan konstruksi sebaiknya ditangani oleh pekerja yang tepat. Misalnya, bidang perkayuan sebaiknya ditangani oleh pekerja yang profesional di bidang perkayuan. Pekerjaan bidang besi juga sebaiknya diberikan kepada ahli di bidang besi. Di sinilah peran besar mandor dalam menentukan pembagian job atau pekerjaan.

3. Menentukan Skala Prioritas Proyek

7 Tugas Mandor Yang Wajib Dipahami Para Kontraktor Demi Kelancaran Pembangunan
Mengetahui prioritas dalam suatu proyek adalah tugas mandor. Sumber: Istockphoto.com

Setelah membagi pekerjaan pada ahlinya, mandor sebaiknya lanjut ke tugas lain. Kali ini, mandor bertugas untuk menentukan skala prioritas proyek. Mandor yang andal sebaiknya mengetahui prioritas. Seperti, bidang mana yang harus didahulukan, bagian mana yang membutuhkan lebih banyak pekerja. 

Dengan mengetahui skala prioritas sebuah proyek, proyek bisa berjalan sesuai tenggat waktu. Setelah menentukan skala prioritas, mandor sebaiknya mulai membuat jadwal proyek. Jadwal sebaiknya dibuat cukup rinci sehingga proyek bisa berjalan dengan baik. Kalaupun ada pergeseran, mandor bisa mengadakan manuver penyelamatan proyek.

4. Memberikan Arahan bagi Para Pekerja

Tugas-tugas sudah dibagi. Prioritas sudah ditentukan. Jadwal sudah ada. Maka, mandor sebaiknya mengumpulkan para pekerja untuk memberikan arahan. Arahan ini berupa penyampaian pembagian tugas, skala prioritas proyek, dan jadwal proyek. Dengan begitu, pekerja akan bisa mempersiapkan diri untuk memulai proyek.

Selain itu, mandor juga perlu mengkondisikan para pekerjanya. Jika ada pekerja baru, mandor sebaiknya memberikan arahan yang lebih rinci. Selain itu, mandor sebaiknya juga memberikan pelatihan bagi para pekerja baru. Sehingga, para pekerja baru bisa mengikuti ritme dan alur pekerja yang sudah lebih dahulu bergabung dengan proyek.

5. Menentukan dan Memastikan Kelengkapan Sarana dan Prasarana Proyek

7 Tugas Mandor Yang Wajib Dipahami Para Kontraktor Demi Kelancaran Pembangunan
Mandor perlu cek berkala sarana dan prasarana di lapangan dan gudang. Sumber: Istockphoto.com

Selain menentukan jadwal dan skala prioritas, mandor juga perlu memeriksa sarana dan prasarana proyek. Bisa dimulai dengan membuat daftar kebutuhan alat, bahan, material, bahkan alat berat hingga bengkel press selang hidrolik jika diperlukan. Kemudian mandor bisa melakukan survei pasar untuk menentukan alat, bahan, dan material yang disesuaikan dengan anggaran proyek.

Setelah mengetahui kebutuhan dan harga barang di pasaran, mandor bisa mulai merencanakan waktu belanja. Tidak hanya waktu belanja tapi juga waktu tersedianya barang di lokasi proyek. Dalam hal ini, mandor dituntut memiliki ketelitian dalam merencanakan dan mengkalkulasi kebutuhan sarana dan prasarana proyek.

6. Memastikan Para Pekerja Bekerja dengan Aman

Dalam proyek konstruksi, keselamatan adalah hal yang pertama dan utama. Jangan sampai banyak pekerja yang mengalami kecelakaan dalam mengejar target proyek. Maka, mandor harus memastikan proyek berjalan sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Setiap pekerja harus memakai perlengkapan keselamatan.

Jika kecelakaan kerja terjadi, mandor harus siap untuk itu. Pastikan proyek memiliki peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) standar. Sehingga pekerja yang terdampak kecelakaan bisa segera ditolong. Jika perlu penanganan lebih lanjut, mandor harus punya akses untuk mengevakuasi pekerja ke pelayanan kesehatan terdekat.

7. Menjalin Komunikasi yang Baik dengan Pemilik Proyek

7 Tugas Mandor Yang Wajib Dipahami Para Kontraktor Demi Kelancaran Pembangunan
Mandor hendaknya memiliki komunikasi yang baik dengan pemilik proyek. Sumber: Istockphoto.com

Agar proyek berjalan lancar, mandor perlu rajin berkomunikasi dengan pemilik proyek. Mandor sebaiknya bisa mengkomunikasikan perkembangan proyek pada pemilik proyek. Perkembangan di sini tidak hanya hal-hal baik yang terjadi tapi juga kekurangan atau kendala. Sehingga pemilik proyek bisa memberikan umpan balik sesegera mungkin.

Tidak hanya mengkomunikasikan progres dan kendala proyek, mandor juga sebaiknya bisa menyampaikan tagihan upah bagi para pekerja. Upah proyek yang dikomunikasikan biasanya di luar jaminan ketenagakerjaan. Dengan komunikasi yang baik, proyek bisa berjalan sesuai target tanpa menyiksa para pekerja karena telatnya upah.

Demikian sedikit ulasan mengenai tugas mandor dalam suatu proyek maupun bisnis konstruksi. Kualitas mandor akan menentukan keberhasilan suatu proyek. Tidak hanya mengestimasikan jadwal dan barang, mandor juga sebaiknya bisa menjalin komunikasi yang baik dengan banyak pihak. Sehingga proyek lancar. Simak ulasan menarik lainnya, ya!

Leave a Comment

Bekasi

Membantu Anda menemukan partner untuk keperluan bangunan Anda adalah misi kami. Nikmati banyak pilihan mitra pilihan yang bisa membantu kebutuhan Anda.

Order layanan

Hubungi tim kami via tombol WhatsApp yang tersedia untuk proses ini.

Ada kendala? Get in touch