<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Proses Pengelasan Archives - Bekasicreative.com</title>
	<atom:link href="https://bekasicreative.com/tag/proses-pengelasan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Partner Jasa Desain Interior, Las &#38; Taman di Bekasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Mar 2025 06:52:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2022/07/cropped-cropped-cropped-Creative-1-1-32x32.png</url>
	<title>Proses Pengelasan Archives - Bekasicreative.com</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199598882</site>	<item>
		<title>Mengenal Las dan Tipe-Tipe Proses Pengelasan</title>
		<link>https://bekasicreative.com/mengenal-pengelasan/</link>
					<comments>https://bekasicreative.com/mengenal-pengelasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rafsanjani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Dec 2021 08:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Mengenal Las]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Proses Pengelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Tipe Pengelasan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Proses Pengelasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bekasicreative.com/?p=7</guid>

					<description><![CDATA[<p>Secara umum pengertian Las adalah menyambung dua bagian logam dengan menggunakan energi panas. Prosedur pengelasan ... <a title="Mengenal Las dan Tipe-Tipe Proses Pengelasan" class="read-more" href="https://bekasicreative.com/mengenal-pengelasan/" aria-label="Read more about Mengenal Las dan Tipe-Tipe Proses Pengelasan">Read more</a></p>
<p>The post <a href="https://bekasicreative.com/mengenal-pengelasan/">Mengenal Las dan Tipe-Tipe Proses Pengelasan</a> appeared first on <a href="https://bekasicreative.com">Bekasicreative.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Secara umum pengertian Las adalah menyambung dua bagian logam dengan menggunakan energi panas. Prosedur pengelasan kelihatannya sangat sederhana, tetapi sebenarnya didalamnya banyak masalah-masalah yang harus diatasi dimana pemecahannya memerlukan bermacam-macam pengetahuan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Karena itu di dalam pengelasan, pengetahuan harus turut serta mendampingi praktik, secara lebih terperinci. Berdasarkan hasil ketahanan pengelasan bahwa pemeriksaan, bahan las, dan jenis las yang akan digunakan, sangat menentukan terhadap hasil pengelasan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Maka berikut ini pengetahuan dan fakta menarik &nbsp; mengenai pengelasan perlu kita ketahui bersama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa itu Pengelasan?</h2>



<p class="has-text-align-justify">Pengelasan adalah suatu proses menyatukan dua buah logam atau lebih menjadi suatu bentuk sambungan dengan menggunakan proses panas. Panas tersebut berfungsi untuk mencairkan bagian logam yang akan disambung dengan elektroda sebagai bahan tambah atau filter.</p>


<div class="wp-block-image is-resized">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="509" height="339" src="https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/istockphoto-1266656212-170667a.jpg" alt="Proses Pengelasan, Sumber: Unsplash " class="wp-image-11" style="width:750px" srcset="https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/istockphoto-1266656212-170667a.jpg 509w, https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/istockphoto-1266656212-170667a-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 509px) 100vw, 509px" /><figcaption class="wp-element-caption">Proses Pengelasan, Sumber: Unsplash </figcaption></figure>
</div>


<p class="has-text-align-justify">Rancangan las dan cara pengelasan harus betul-betul memperhatikan dan memperhatikan kesesuaian antara sifat-sifat las dengan kegunaan kontruksi serta kegunaan disekitarnya. Didalam proses pengelasan memiliki level masalah yang berbeda dimana pemecahannya memerlukan bermacam &#8211; macam pengetahuan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Arti Dari Sambungan Pengelasan</h2>



<p class="has-text-align-justify">Dalam proses menyambung material atau logam, biasa disebut dengan proses pengelasan terdapat beberapa tipe sambungan yang digunakan dengan tujuan untuk mendapatkan penetrasi dan hasil sambungan yang maksimal. Dengan memperhatikan parameter yang digunakan dan tebal material sambungan ini dapat diaplikasikan pada semua jenis proses las.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Macam Macam Sambungan Las</h2>



<p>Bebagai jenis teknik sambungan las ini penting untuk dipelajari oleh bengkel las. Sebelum anda membuat produk seperti <a href="https://lasjogja.com/kanopi" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pembuatan kanopi</a>, pagar, mezzanine atau yang lain, ada baiknya mempelajari lebih dahulu. </p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Butt Joint</h3>



<p class="has-text-align-justify">Yaitu jenis sambungan tumpul, dimana penggunanya dikhususkan untuk menyambung ujung ujung plat datar yang memiliki ketebalan yang sama atau hampir sama. Pada ujung <em>butt joint</em> yang akan disambung biasanya harus disiapkan secara khusus, dan potongan yang akan disambung pun harus teliti dan terperinci agar proses pengelasan akuran dan hasilnya lebih presisi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Corner Joint</h3>



<p class="has-text-align-justify">Pada sambungan kali ini material yang disambung adalah bagian ujung dengan ujung yang biasanya dikhususkan pada pembuatan penampang boks berupa segi 4 seperti yang dipakai untuk kolom dan balok seperti penyangga boks plafon gypsum.</p>



<p class="has-text-align-justify">Terdapat dua tipe <em>corner joint</em> yaitu tipe <em>close corner</em> adalah jika material 1 ditumpuk pada atas material 2, sedangkan tipe <em>open corner</em> adalah sambungan plat yang saling bertemu pada bagian ujung.</p>


<div class="wp-block-image is-resized">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="500" height="333" src="https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1514472796143-14ece5ab7d94.jpg" alt="Pemotongan Plasma, Sumber: Unsplash/@rssemfam" class="wp-image-13" style="width:750px" srcset="https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1514472796143-14ece5ab7d94.jpg 500w, https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1514472796143-14ece5ab7d94-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pemotongan Plasma, Sumber: Unsplash/@rssemfam</figcaption></figure>
</div>


<h3 class="wp-block-heading">3. Tee Joint</h3>



<p class="has-text-align-justify">Yaitu jenis sambungan yang berbentuk seperti huruf T. Sambungan las dengan perpotongan dua bagian pada sudut 90 derajat dan satu bagian yang terletak ditengah-tengah bagian lainnya. tipe sambungan ini banyak diaplikasikan untuk pembuatan konstruksi atap, konveyor dan jenis konstruksi lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Lap Joint</h3>



<p class="has-text-align-justify">Lap joint adalah sambungan las yang terbentuk dengan satu material yang ditempatkan diatas material yang lain. Tipe sambungan las ini biasanya digunakan untuk menggabungkan dua bagian dengan ketebalan yang berbeda. Karena materialnya ini ditumpuk atau disusun sering digunakan untuk aplikasi pada bagian body kereta dan cenderung untuk plat plat tipis.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Paralel Joint</h3>



<p class="has-text-align-justify">Yaitu jenis sambungan las yang digunakan untuk menggabungkan bersama dua atau lebih bagian yang ditempatkan secara paralel. Untuk bagian yang dilas adalah bagian permukaan dari ketebalan material, bisa juga dibentuk <em>groove </em>atau becel di setiap bagian.</p>



<p class="has-text-align-justify">Namun, pada las sambungan ini tidak cukup kuat karena lasan tidak sepenuhnya menembus ketebalan pada sambungan. Jadi sebagian besar jenis sambungan ini digunakan untuk menggabungkan tepi lembaran cetak kemasan logam atau <em>muffler</em>, atau pada aplikasi tekanan rendah lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tipe &#8211; Tipe Proses Pengelasan&nbsp;</h2>



<p class="has-text-align-justify">Pengelasan saat ini sudah banyak digunakan pada berbagai jenis industri dan proses manufaktur. Dalam proses pengelasan perlunya pemahaman dan kepandaian dalam pengaplikasian dari beberapa tipe proses pengelasan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img decoding="async" width="871" height="581" src="https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1609348632802-b952f368fc3a-1.jpg" alt="Mekanik Las Baja, Sumber: Unsplash/@benjaminwedemeyer" class="wp-image-16" style="width:750px" srcset="https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1609348632802-b952f368fc3a-1.jpg 871w, https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1609348632802-b952f368fc3a-1-300x200.jpg 300w, https://bekasicreative.com/wp-content/uploads/2021/12/photo-1609348632802-b952f368fc3a-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 871px) 100vw, 871px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mekanik Las Baja, Sumber: Unsplash/@benjaminwedemeyer</figcaption></figure>
</div>


<p class="has-text-align-justify">Berikut ini beberapa tipe proses pengelasan yang banyak digunakan oleh sebagian besar jasa bengkel las seperti bengkel las Bekasi, <a href="https://lasjogja.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bengkel las Jogja</a> dan juga bengkel las kota-kota lain pada berbagai jenis industri dan proses manufaktur, yuk simak!</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Pengelasan Tempa</h3>



<p class="has-text-align-justify">Cara pengelasan dimana logam dipanaskan dan kemudian ditekan hingga terjadi penyambungan logam. Kemudian induk logam dibentuk sedemikian rupa ketika proses penyambungan terjadi. Penempaan kemudian dilakukan mulai dari tengah menuju sisi luar, dengan demikian oksida-oksida dan kotoran-kotoran lain nya akan tertekan/ terbawa keluar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Pengelasan Gas Bertekanan</h3>



<p class="has-text-align-justify">Sambungan yang akan dilas dipanaskan dengan nyala gas menggunakan oksi asetilen hingga 1200℃ kemudian diturunkan Selama proses pemanasan, nyala tersebut diayun untuk mencegah panas berlebihan pada sambungan yang dilas.</p>



<p class="has-text-align-justify">Ketika suhu yang tepat sudah diperoleh, benda diberi tekanan. Untuk baja karbon tekanan permulaan kurang dari 10 MPa dan tekanan upset antara 28 MPa. Pada sambungan terbuka menggunakan nyala ganda yang pipih yang ditempatkan pada kedua permukaan yang disambung.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Pengelasan Oksihidrogen</h3>



<p class="has-text-align-justify">Mempunyai suhu pengelasan sekitar 2000℃ Pengelasan ini digunakan pada pengelasan lembaran tipis dan paduan dengan titik cair yang rendah. Pengelasan ini digunakan pada pengelasan lembaran tipis dan paduan dengan titik cair yang rendah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Pengelasan Udara Asetilen</h3>



<p class="has-text-align-justify">proses pengelasan secara manual, dimana permukaan yang akan disambung mengalami pemanasan sampai mencair oleh nyala (<em>flame</em>) gas asetilen (yaitu pembakaran C2H2 dengan O2), dengan atau tanpa logam pengisi, dimana proses penyambungan tanpa penekanan. Suhu pengelasan lebih rendah dari yang lainnya maka kegunaannya sangat terbatas yaitu hanya untuk patri timah dan patri suhu rendah.</p>



<p class="has-text-align-justify">Nyala asetilen diperoleh dari nyala gas campuran oksigen dan asetilen yang digunakan untuk memanaskan logam sampai mencapai titik cair logam induk. Pengelasan dapat dilakukan dengan atau tanpa logam pengisi. Oksigen diperoleh dari proses elektrolisis atau proses pencairan udara. Oksigen komersial umumnya berasal dari proses pencairan udara dimana oksigen dipisahkan dari nitrogen.</p>



<p class="has-text-align-justify">Itulah pengetahuan dan fakta menarik untuk mengenal lebih jauh tentang pengelasan dan beberapa tipe proses pengelasan yang <a href="https://bekasicreative.com/">Bekasi Creative</a> sajikan semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://bekasicreative.com/mengenal-pengelasan/">Mengenal Las dan Tipe-Tipe Proses Pengelasan</a> appeared first on <a href="https://bekasicreative.com">Bekasicreative.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://bekasicreative.com/mengenal-pengelasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
